Sabtu, 19 Mei 2012
Kamu ada di : Beranda Artikel ICW Laporkan Dugaan Korupsi Kehutanan Rp 9,1 T

Bahasa

 

.... INDONESIA ... ENGLISH

Donasi



Enter Amount: [Paypal]

Wire Transfer

Aneka Produk

Kain Tenun Sambas



Lihat


Dodol Pisang


Lihat


Terasi Sedau



Lihat


Kain Tenun Sambas


Lihat


Kerupuk Bunga



Lihat


Keripik Ubi



Lihat


Makanan Ringan


Lihat


Kerupuk Ikan Asin




Kain Tenun Sambas



Lihat


Dodol Pisang


Lihat


Terasi Sedau



Lihat


Kain Tenun Sambas


Lihat


Kerupuk Bunga



Lihat


Keripik Ubi



Lihat


Makanan Ringan


Lihat


Kerupuk Ikan Asin




Kain Tenun Sambas



Lihat


Dodol Pisang


Lihat


Terasi Sedau



Lihat


Kain Tenun Sambas


Lihat


Kerupuk Bunga



Lihat


Keripik Ubi



Lihat


Makanan Ringan


Lihat


Kerupuk Ikan Asin




Kain Tenun Sambas



Lihat


Dodol Pisang


Lihat


Terasi Sedau



Lihat


Kain Tenun Sambas


Lihat


Kerupuk Bunga



Lihat


Keripik Ubi



Lihat


Makanan Ringan


Lihat


Kerupuk Ikan Asin




Kain Tenun Sambas



Lihat


Dodol Pisang


Lihat


Terasi Sedau



Lihat


Kain Tenun Sambas


Lihat


Kerupuk Bunga



Lihat


Keripik Ubi



Lihat


Makanan Ringan


Lihat


Kerupuk Ikan Asin




Kain Tenun Sambas



Lihat


Dodol Pisang


Lihat


Terasi Sedau



Lihat


Kain Tenun Sambas


Lihat


Kerupuk Bunga



Lihat


Keripik Ubi



Lihat


Makanan Ringan


Lihat


Kerupuk Ikan Asin




Kain Tenun Sambas



Lihat


Dodol Pisang


Lihat


Terasi Sedau



Lihat


Kain Tenun Sambas


Lihat


Kerupuk Bunga



Lihat


Keripik Ubi



Lihat


Makanan Ringan


Lihat


Kerupuk Ikan Asin




Kain Tenun Sambas



Lihat


Dodol Pisang


Lihat


Terasi Sedau



Lihat


Kain Tenun Sambas


Lihat


Kerupuk Bunga



Lihat


Keripik Ubi



Lihat


Makanan Ringan


Lihat


Kerupuk Ikan Asin




Kain Tenun Sambas



Lihat


Dodol Pisang


Lihat


Terasi Sedau



Lihat


Kain Tenun Sambas


Lihat


Kerupuk Bunga



Lihat


Keripik Ubi



Lihat


Makanan Ringan


Lihat


Kerupuk Ikan Asin




Kain Tenun Sambas



Lihat


Dodol Pisang


Lihat


Terasi Sedau



Lihat


Kain Tenun Sambas


Lihat


Kerupuk Bunga



Lihat


Keripik Ubi



Lihat


Makanan Ringan


Lihat


Kerupuk Ikan Asin




Kain Tenun Sambas



Lihat


Dodol Pisang


Lihat


Terasi Sedau



Lihat


Kain Tenun Sambas


Lihat


Kerupuk Bunga



Lihat


Keripik Ubi



Lihat


Makanan Ringan


Lihat


Kerupuk Ikan Asin




Kain Tenun Sambas



Lihat


Dodol Pisang


Lihat


Terasi Sedau



Lihat


Kain Tenun Sambas


Lihat


Kerupuk Bunga



Lihat


Keripik Ubi



Lihat


Makanan Ringan


Lihat


Kerupuk Ikan Asin




Kain Tenun Sambas



Lihat


Dodol Pisang


Lihat


Terasi Sedau



Lihat


Kain Tenun Sambas


Lihat


Kerupuk Bunga



Lihat


Keripik Ubi



Lihat


Makanan Ringan


Lihat


Kerupuk Ikan Asin




Kain Tenun Sambas



Lihat


Dodol Pisang


Lihat


Terasi Sedau



Lihat


Kain Tenun Sambas


Lihat


Kerupuk Bunga



Lihat


Keripik Ubi



Lihat


Makanan Ringan


Lihat


Kerupuk Ikan Asin




Kain Tenun Sambas



Lihat


Dodol Pisang


Lihat


Terasi Sedau



Lihat


Kain Tenun Sambas


Lihat


Kerupuk Bunga



Lihat


Keripik Ubi



Lihat


Makanan Ringan


Lihat


Kerupuk Ikan Asin




Kain Tenun Sambas



Lihat


Dodol Pisang


Lihat


Terasi Sedau



Lihat


Kain Tenun Sambas


Lihat


Kerupuk Bunga



Lihat


Keripik Ubi



Lihat


Makanan Ringan


Lihat


Kerupuk Ikan Asin




Tamu Online

Terdapat 6 Tamu online

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini74
mod_vvisit_counterKemarin84
mod_vvisit_counterMinggu ini545
mod_vvisit_counterBulan ini1805
mod_vvisit_counterSemua128799

Situs Mitra

Kunjungi....

ICW Laporkan Dugaan Korupsi Kehutanan Rp 9,1 T PDF Cetak E-mail
Oleh Mursyid Hidayat   
Rabu, 28 September 2011 10:29

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyelidikan serius terhadap indikasi dugaan korupsi kehutanan di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Hasil penelitian ICW bersama Save Our Borneo (SOB) dan Kontak Rakyat Borneo (KRB) menunjukkan adanya kerugian negara senilai Rp 9,1 triliun akibat praktek konversi dan alih fungsi kawasan hutan ilegal di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

 

"Sejauh ini kami baru melakukan penelusuran pada empat kabupaten, ini melibatkan 22 perusahaan dengan kerugian negara Rp 9,1 triliun. KPK harus bekerja lebih jauh untuk turun ke lapangan dan menemukan pelaku lain yang jauh lebih besar," ujar Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW, Febridiansyah di gedung KPK Jakarta.

ICW melaporkan hasil penelitiannya tersebut ke KPK. Febri menjelaskan, di Kalimantan Barat setidaknya terdapat tujuh perusahaan yang diduga melakukan penebangan kayu tanpa izin demi kepentingan bisnis kelapa sawit di daerah Sambang, Kepatang, dan Bengkayang. Akibatnya, negara diduga merugi Rp 1,15 triliun.

Hal serupa terjadi di Kalimantan Tengah. Hanya saja, kata Arie, modus penyelewengannya berbeda. Di Kabupaten Seruyan, Kaltim, oknum pejabat berinisial DA diduga membentuk perusahaan-perusahaan boneka untuk memberi izin lokasi kepada perusahaan-perusahaan tertentu.

Jika ditelusuri lebih jauh, lanjut Arie, perusahaan-perusahaan boneka tersebut memiliki afiliasi dengan oknum pejabat tersebut. Total setidaknya ada 15 perusahaan yang dibentuk dan mengelola 211.580 hektar wilayah Seruyan secara ilegal.

Dia melanjutkan, selain mengobral izin kepada pihak terafiliasi, pejabat DA diduga memberikan izin lokasi pada kawasan-kawasan yang seharusnya tidak dapat dijadikan areal perkebunan tanpa izin pelepasan kawasan hutan terlebih dahulu. Perbuatan pejabat DA itu dinilai melanggar Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan. "Estimasi kerugian akibat korupsi di Kalimantan Tengah Rp 7,9 triliun," tukas Arie.

sumber: http://nasional.kompas.com/read/2011/09/26/19381150/ICW.Laporkan.Dugaan.Korupsi.Kehutanan.Rp.9.1.T

 

Terakhir Diupdate Rabu, 28 September 2011 10:32